Ses Itjen Ajak ASN Kemenag Jadi Garda Terdepan Persatuan

Dari kiri, Sekretaris Itjen Muhammad Tambrin didampingi Kasubbag Kepegawaian Mujib Roni dalam Workshop Tim Siber Media Sosial

Depok, [ItjenNews] - Lanjutan Workshop Tim Siber Media Inspektorat Jenderal Kemenag, Sekretaris Itjen Muhammad Tambrin berikan pandangan terhadap Penanganan ASN yang terlibat anti Pancasila, Isu SARA, hate speech dan Hoax. Menurutnya, terkait adanya ASN yang terindikasi dan terlibat, Itjen akan memberikan peringatan kepada pimpinan instansi yang bersangkutan. (16/5)

Tambrin sangat menyayangkan sikap ASN dalam menerima informasi tanpa menelaahnya terlebih dahulu. "Isu SARA dan Hoax juga bisa melibatkan kita semua, karena banyak dari kita langsung share berita yang diterima tanpa mengklarifikasinya," tutur Tambrin. "Kita harus lebih hati-hati, utamanya melakukan tabayyun terhadap informasi yang diterima," lanjutnya.

Tambrin juga mengajak kepada seluruh ASN Kemenag untuk menjadi garda terdepan dalam menegakkan sikap toleransi dalam keberagamaan. "Garda terdepan adalah bagaimana menstabilkan dan membangun kesatuan umat beragama," tuturnya.

Lanjutnya, Tambrin mengingatkan kebenaran setiap informasi diibaratkan keshahihan sebuah hadist dimana sanad, matan dan perawi harus jelas. "Terkait penanganan ASN yang terlibat ormas anti pancasila, menyebarkan isu SARA, hate speech dan Hoax akan dikenakan hukuman disiplin," tegasnya.

Ses Itjen juga memberikan tips bermedsos yang baik. Pertama, gunakan medsos dengan bijak dan jangan berlebihan. Kedua, konten tetap mengutamakan kesopanan dan mengedepankan semangat kebersamaan. Ketiga, kendalikan perasaan merasa paling benar dan menghargai setiap pendapat orang lain. 

 

Kontributor: M. Ubaidillah

Fotografer: Nurdiansyah

Redaktur/Editor: Nurul Badruttamam/Fajar Harnanto

 

PERKIN TAHUN 2018

RENSTRA ITJEN