Seleksi Peserta Diklat Pim III, Ses Itjen: Harus Lalui Mekanisme Screening yang Benar

Sekretaris Itjen (kiri), berikan pengarahan menjelang kegiatan seleksi

Bogor [ItjenNews] – Adakan seleksi calon peserta diklat kepemimpinan tingkat III (Diklat Pim III), Pusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat, libatkan Inspektorat Jenderal untuk damping prosesnya.

Menurut data Inspektorat Jenderal, di Tahun 2017 tercatat ada 157 ASN sedang dalam proses menerima hukuman disiplin (hukdis). Menurut data pusdiklat, saat ini ada 460 pejabat Eselon III yang belum mengikuti diklat Pim III. Sedangkan tahun ini balibang diklat hanya menganggarkan 120 peserta.

Merujuk pada Perka-LAN No. 19 2015 dan PMA 75 tahun 2014, calon peserta diklat Pim III harus memenuhi pelbagai syarat tertentu dan diusulkn oleh PPK masing-masing kemudian diseleksi oleh tim seleksi peserta diklat instansi (TPSTDI).  Oleh sebab itu, diperlukan seleksi ketat dan mendalam.

Seperti dikatakan oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal, Muhammad Tambrin (5/02) di Bogor bahwa penyaringan merupakan hal yang wajib untuk mendaptkan peserta yang dinilai benar-benar mampu membawa perubahan di instansi masing2 melalui “proyek perubahnnya”.

Setelah terpilih hendaknya peserta menyerahkan seluruh tugas jabatan kepada atasan langsung, agar fokus dalam mengikuti diklat dan merumuskan proyek perubahan,” imbau Tambrin. “Saya berharap diklat Pim mampu mencetak alumni yang mampu membawa perubahan positif yang signifikan di Kemenag. Oleh sebab itu, harus melalui mekanisme screening yang benar” sambungnya.

 

Kontributor: Taufiq Kurohman

Redaktur: Nurul Badruttamam