Rakernas Evaluasi Haji, Irjen Sampaikan Hasil Survey Atas Kepuasan Jemaah Haji 2018

Irjen saat menyampaikan Hasil Survey atas Kepuasan Pelayanan Haji

Jakarta, [ItjenNews] - Salah satu materi dalam Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Haji Tahun 2018 menghadirkan dua narasumber kunci. Mereka yang tampil secara panel Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali dengan Inspektur Jenderal M. Nur Kholis Setiawan.

Irjen dalam materi Laporan Pemantauan Operasional Haji Tahun 1439H/2018M memaparkan materi dengan sangat apik layaknya kuliah umum. Tampil setelah Dirjen PHU, Nur Kholis menyoroti hasil pemantauan operasional haji yang dilakukan oleh Tim Pemantauan Itjen.

"Dua hal yang menjadi titik berat pemantauan operasional haji, yaitu unsur piranti dan unsur substansi," kata Nur Kholis mengawali materinya di hotel Merlynn Park Jakarta, Selasa (2/9/2018) malam.

Selain Menjadi Irjen, Nur Kholis saat ini juga menjabat sebagai Plt. Sekretaris Jenderal menjelaskan metode dan teknik pengumpulan data pemantauan. "Metode pemantauan melalui survey, pengamatan (observasi) langsung di lapangan, dan wawancara dengan teknik random sampling," lanjutnya.

Nur Kholis juga menguraikan pemilihan sample dari total populasi jemaah haji sebanyak 221.000 orang. Jumlah sample ditentukan minimal 662 margin error 1% sesuai kaidah metodologi penelitian. "Rentang nilai yang didapatkan saat survey Itjen 57% sd 100%," jelasnya.

Berdasarkan paparan yang disampaikan oleh Irjen, hasil pemantauan yang dihasilkan bervariasi dari penilaian kepuasan jemaah dari 698 sample dalam berbagai bidang layanan. Kepuasan jemaah atas layanan di Makkah dalam pembimbingan ibadah 57%, kepuasan layanan bus antar kota 65%, dan kepuasan layanan bus shalawat mencapai 70%. Sedangkan penilaian kepuasan persiapan haji tercatat 89%, layanan perlindungan haji 90%, dan pelaksanaan ibadah 95%. Sementara penilaian yang mencapai lebih dari 95% dibukukan pada pelayanan akomodasi Makkah 97%, katering Makkah 98%.

Penilaian kepuasan layanan puncak haji juga berada pda beberapa level dala survey yang dilakukan kepada 703 orang. Kepuasan jemaah dengan operasional Mina hanya 68%, Arafah 83%, dan Muzdalifah 87%. Sedangkan kepuasan jemaah terhadap pelaksanaan ibadah di Mina 96%, Muzdalifah 98%, dan Arafah 100%.

Khusus pada pelayanan di Madinah tim Inspektorat mendapatkan sampel 728 orang. Layanan transportasi mendapat nilai kepuasan 67%, nilai akomodasi 75%, persiapam ibadah 84%, pelaksanaan ibadah 94%, dan kepuasan jemaah haji khusus mencapai 94%.

Beberapa catatan juga diurai oleh Nur Kholis. Dia membagi catatan pemantauan dalam beberapa wilayah layanan Makkah, Madinah, dan Armuzna.

 

Sumber: www.haji.kemenag.go.id

Kontributor: Abdul Basir

Redaktur/editor: Nurul Badruttamam/Fajar Harnanto

PERKIN TAHUN 2018

RENSTRA ITJEN