Plt. Sekjen Kemenag Lepas Tim Tanggap Darurat Bencana Palu-Donggala

Plt. Sekjen M. Nur Kholish Setiawan lepas tim tanggap darurat Palu-Donggala (foto: Humas)

Jakarta, [ItjenNews] - Plt. Sekjen Kementerian Agama M. Nur Kholis Setiawan melepas tim tanggap darurat bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Tim yang terdiri dari tujuh orang ini akan berangkat 3 Oktober dan bertugas minimal selama lima hari.

Tim ini terdiri dari lima staf keamanan (security) Kementerian Agama dan dua staf bendahara. Mereka akan bekerja dengan prinsip: tanggap, cepat, dan tangguh.

“Tim ini bertugas sebagai informan kondisi terkini di lokasi bencana. Mereka menjadi tim advance dan pusat informasi bagi tim pusat untuk tindak lanjut berikutnya,” terang Nur Kholis, Selasa (02/10).

“Tim ini juga bertugas mengidentifikasi kebutuhan dasar ASN Kemenag yang terdampak gempa,” lanjutnya.

Bersama dengan teman-teman dari Tim Kemenag Sulbawesi Barat, lanjut M. Nur Kholis Setiawan, tim ini akan melakukan pendataan awal terkait infratruktur keagamaan yang terdampak, baik madrasah, pondok pesantren rumah ibadah, maupun lembaga keagamaan lainnya. Data awal ini dibutuhkan untuk melakukan proses tindaklanjut.

Kepala Biro Umum Syafrizal menambahkan, tim tanggap darurat bencana Kementerian Agama dibekali anggaran sekitar Rp200 juta yang bersumber dari bantuan gotong royong ASN Kementerian Agama. Mereka akan membeli kebutuhan pokok sehari-hari, seperti beras, gula pasir, kopi, diapers dan susu bayi, pembalut wanita, dan keperluan lainnya. 

“Tim ini juga dibekali dua tenda komando dari Jakarta. Tenda ini akan dipasang di dua tempat di Palu, seperti yang dipasang di Lombok Timur dan Lombok Utara. Tenda ini digunakan untuk posko kegiatan keagamaan, trauma healing, tempat berkumpul masyarakat dan kegiatan perlindungan lainnya,” ujar Syafrizal.

Ditambahkan Syafrizal, tim tanggap darurat akan berangkat dengan pesawat reguler melalui Sulawesi Barat. Dari sana, tim akan melakukan perjalanan darat menuju Palu bersama tim Sulawesi Barat.

Saat gempa di Lombok, NTB, Kementerian Agama berhasil menggalan dana bantuan dari ASN hingga mencapai 14,2 Miliar. Syafrizal berharap, jumlah yang sama bisa dihimpun untuk membantu saudara sebangsa di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

 

Sumber  www.kemenag.go.id

Kontributor: Rusydi

Redaktur/editor: Nurul Badruttamam/Fajar Harnanto

PERKIN TAHUN 2018

RENSTRA ITJEN