Lantik Sekjen dan Pejabat Eselon II, Ini Pesan Menag

Penandatangan Pakta Integritas oleh Sekjen M. Nur Kholis Setiawan disaksikan Menag Lukman Hakim Saifuddin (Foto: Ubai)

Jakarta, [ItjenNews] - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Jumat (05/10) melantik M. Nur kholis Setiawan sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Agama yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Jenderal. Selain itu, Menag juga melantik sejumlah pejabat eselon II Kementerian Agama. Pelantikan  berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Jl. Lapangan Banteng Barat, nomor 3-4 Jakarta Pusat. Tampak hadir, seluruh pejabat eselon I, II Kemenag, Staff Khusus dan Staff Ahli Menteri Agama.

“Saya sampaikan selamat kepada pejabat yang baru dilantik, selamat menjalankan tugas dalam jabatan baru yang dipercayakan kepada saudara-saudara,” kata Menag. "Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-sebaiknya,” sambungnya.

Dalam sambutannya mengingatkan masalah akuntabilitas pengelolaan program dan kegiatan, khususnya pada fungsi pendidikan Islam. Lebih dari 80% anggaran Kementerian Agama dialokasikan untuk fungsi pendidikan islam. Untuk itu, Menag Lukman meminta agar jajaran Ditjen Pendis dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan program dan kegiatan. 

“Ingatlah, anggaran yang besar bisa menjadi fitnah apabila salah dalam mengelolanya,” ujarnya.

Menag juga berpesan agar reformasi program pendidikan dan pelatihan pegawai sejalan dengan kebutuhan dan tantangan masa kini. "Lakukan benchmarking dan studi banding kepada kementerian/lembaga lain dan BUMN, bagaimana pola dan sistem pembinaan SDM yang terbaik," sambung menag.

Menurutnya, tugas dan fungsi kediklatan di berbagai instansi telah mengalami perubahan paradigma, yaitu menjadi learning center (bukan lagi training center) dan bahkan telah mengadopsi corporate university. “Saya berharap Kemenag bisa dan berani melakukan lompatan besar menyangkut kediklatan, disamping penguatan fungsi dan daya guna penelitian dan pengembangan dalam rangka merespon kebutuhan organisasi dan kebutuhan masyarakat,” kata Menag.

Ia juga meminta tugas dan fungsi pengawasan oleh Inspektorat Jenderal untuk mengawal program kementerian agama. Menurutnya Itjen harus berdiri menjadi pemandu atau pendamping bagi seluruh satker Kementerian Agama

Terkait haji, Menag minta agar proses inovasi dalam pelayanan haji terus dilakukan, utamanya pada aspek pengawasan dan perlindungan. “Optimalkan fungsi pengawasan dan perlindungan jamaah umrah dari ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Menag. 

Terkait rekrutmen SDM, Menag Lukman minta Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal yang mengelola fungsi pendidikan, Badan Litbang dan Diklat, agar membuat program penjaringan “lulusan terbaik” Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) untuk direkrut sebagai ASN atau Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri di lingkungan Kementerian Agama. Sebab, lanjut Menag, dinamika organisasi dan stake holder yang dilayani menuntut kinerja Kementerian Agama yang lebih bermutu di dalam berbagai aspek.

“Kita semua harus meningkatkan sumber daya manusia, baik dari segi jumlah, kualitas maupun pemerataan penempatannya di semua unit kerja pusat, daerah dan PTKN,” tandas Menag.

Menag berharap, semua pejabat yang baru dilantik, dapat mengawal penuntasan pelaksanaan program kerja tahun anggaran 2018 serta persiapan memasuki tahun anggaran 2019.

Berikut pejabat yang dilantik:

1. M Nur Kholis Setiawan sebagai Sekjen Kemenag, sebelumnya Irjen Kemenag
2. Rahmad Mulyana Sabdi sebagai Direktur Pendididikan Agama Islam, sebelumnya Sekretaris Balitbang-Diklat Kemenag
3. Muhadjirin Yanis sebagai Direktur Pelayanan Dalam Negeri, sebelumnya Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah
4. Ramadhan Harisman sebagai Sekretaris Ditjen PHU, sebelumnya Direktur Pengelolaan Dana Haji

5. Imam Safei sebagai Sekretaris Ditjen Pendis, sebelumnya Direktur Pendidikan Agama Islam pada sekolah
6. Isom Yusqi sebagai Sekretaris Balitbang dan Diklat Kemenag, sebelumnya Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam
7. Nur Arifin sebagai Inspektur wilayah II, sebelumnya Kepala Biro AUAK pada UIN Sunan Ampel Surabaya
8. Maman Saifullah sebagai Direktur Pengelolaan Dana Haji, sebelumnya Irwil II Itjen Kemenag

9. Syamsul Bahri sebagai Kabiro AUAK UIN Sunan Ampel Surabaya, sebelumnya Kakanwil Kemenag Jatim
10. Ahmad Supardi sebagai Karo AUAK Raden Intan Bandar Lampung, sebelumnya Kakanwil Kemenag Riau
11. Hj Yuspiani sebagai Kepala Biro AAKK UIN Alauddin Makassar, sebelumnya Kepala Bidang Madrasah di Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan

 

Kontributor: M. Ubaidillah

Redaktur/Editor: Nurul Badruttamam/Fajar Harnanto

PERKIN TAHUN 2018

RENSTRA ITJEN