Irjen Tekankan Representasi Lembaga Adalah Tugas Bersama

Irjen didampingi Inspektur Investigasi Saat Memberikan Arahan

Jakarta, [ItjenNews] -  Menyikapi pelbagai persoalan yang dihadapi KUA (Kantor Urusan Agama), Inspektorat Jenderal Kemenag adakan Workshop Pengawasan Pelayanan KUA. Menurut Inspektur Investigasi Rojikin, kegiatan tersebut bertujuan untuk menggali fakta lapangan terkait Pelayanan KUA serta memberikan perbaikan dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita harus Sama-sama menyadari bahwa kementerian ini yang begitu besar, salah satu yang menyumbang adalah banyaknya KUA yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia,” ucap Inspektur Jenderal M. Nur Kholis Setiawan saat membuka sambutannya. “Ada fungsi pendidikan dan fungsi agama yang berlaku di kementerian agama, pengawasan yang dilakukan Itjen bermaksud untuk mencari jalan keluar terkait permasalahan yang dihadapi,” lanjutnya.

Nur Kholis juga mengungkapkan bahwa Etalase paling depan kementerian agama terdapat pada KUA. “Kalau dijadikan satker implikasinya sangat komplek, oleh karenanya tidak dijadikan satker dengan memberikan diferensiasi pada KUA,” imbuhnya. Diferensiasi yang dimaksud karena KUA ada di garda terdepan maka harus menjadi aktor yang merepresentasikan wajah kementerian agama di mata masyarakat. ”tetapi seharusnya ini adalah tugas bersama sebagai satu kesatuan keluarga besar Kemenag,” pungkasnya.

Acara yang dihadiri dari para Kasi  Ditjen Bimas Islam, Kepala KUA di Jabodetabek sekaligus Kabid Urais dan Binsyar di Kanwil DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten dilaksanakan di Pusdiklat Kemenag, Senin (2/7).

 

Kontributor: M. Ubaidillah

Redaktur:Nurul Badruttamam