Irjen: "Perempuan Diharapkan Menularkan Virus Positif Anti Korupsi dalam Keluarga"

Inspektur Jenderal Berikan Sambutan Mewakili Penyelenggara Kegiatan ToT SPAK

Jakarta, [ItjenNews] – Inspektorat Jenderal Kementerian Agama bersama KPK dan AIPJ (Australia Indonesia Partnership for Justice) adakan Sosialisasi Pencegahan Korupsi ‘Training of Trainer’ Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) (8/3). Mengambil lokasi di Hotel Lumire Jakarta Pusat, acara dimulai tepat pukul 13.00 WIB. Acara yang akan dihelat dalam tiga hari ini dibuka langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Nampak juga di lokasi Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan.

Dalam sambutan mewakili penyelenggara kegiatan, Inspektur Jenderal Kementerian Agama, M. Nur Kholis Setiawan sampaikan bahwa acara ini semata untuk menggaungkan sekaligus memperkuat ikhtiar pencegahan tindak korupsi di Kementerian Agama.

Menurut Nur Kholis, upaya melawan korupsi ada dua bagian besar yakni penindakan dan pencegahan. Penindakan tentunya bukan menjadi ranah umum, melainkan ada aparatur penegak hukum yang berperan di sana. Sedangkan upaya pencegahan, menurut Kholis mampu mengundang peran dan partisipasi seluruh komponen masyarakat.

Masih dalam sambutannya, Irjen juga mengatakan bahwa dalam upaya pencegahan tersebut peran perempuan bisa sangat strategis. Sebab, saat ini peran perempuan sudah meliputi segala lini, mulai dari sebagai isteri, ibu, aktifis sosial, dan juga profesional. 

"Oleh sebab itu, kami Inspektorat Jenderal yang memiliki tusi sebagai pengawas internal, berinisiatif untuk mendesiminasi, memperbanyak kader-kader "Saya Perempuan Anti Korupsi" dengan melibatkan para Darma Wanita sebagai bagian ikhtiar mewujudkan Kementerian Agama yang lebih baik," tandasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwasanya melalui kegiatan ini diharapkan muncul kader-kader anti korupsi yang siap menyebarluaskan pemahaman anti korupsi dalam lingkungan keluarga. Menurut Irjen, keluarga adalah ruang pendidikan pertama bagi setiap pribadi. "Saya harap, dalam tiga hari ke depan para 'ibu-ibu' yang ada di sini bisa menebar 'virus' positif di dalam lingkungan keluarga, agar terbentuk prilaku anti korupsi," harapnya. 

 

Kontributor: Fajar Harnanto

Redaktur: Nurul Badruttamam

 

.

PERKIN TAHUN 2018

RENSTRA ITJEN