Irjen, Agama Itu Ramah Bukan Marah

Irjen saat memberikan arahan dalam Workshop Tim Siber Media Sosial

Depok, [ItjenNews] - Mengingat pentingnya penyediaan informasi bagi publik, Inspektorat Jenderal Kemenag tingkatkan SDM ASN Kemenag dengan Workshop Tim Siber Media Sosial. Menurut  Inspektur Jenderal M. Nur Kholis Setiawan banyak yang menyebut saat ini adalah era distrubing atau milenial, dampaknya terhadap kita sebagai ASN kemenag adalah informasi yang terkadang tidak care terhadap kemenag."Sebagai ASN Kemenag harus melakukan SBS (Saring Before Sharing) terhadap Informasi yang diterima,"(15/5)

"Era milenial sesuai hasil riset Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah, Generasi milenial lebih sering konsultasi kepada guru yang invisible (tak terlihat)," ujarnya. Menurutnya hal tersebut menjadi lahan subur bagi paham ekstrimis/radikalisme dan ASN kemenag harus memulai dengan SBS terhadap setiap informasi yang sangat cepat. 

Nur Kholis juga menyayangkan masih ada beberapa  ASN Kemenag yang menjadi simpatisan ormas yang dilarang oleh negara. "Workshop ini diharapkan ASN kemenag harus mampu update dinamika yang terjadi di tengah masyarakat," ucapnya. 

Irjen mengajak semua ASN Kemenag untuk beradaptasi dan mengklaifikasi setiap informasi yang diterima. "Kita harus memahami bahwa agama hadir dengan ramah bukan marah," ujarnya saat closing statement


Kontributor: M. Ubaidillah

Fotografer: Nurdiansyah

Redaktur/Editor: Nurul Badruttamam/ Fajar Harnanto

PERKIN TAHUN 2018

RENSTRA ITJEN