Inspektur Jenderal Sampaikan 4 Hal Untuk Penguatan Program 5000 Doktor

Irjen Memberikan Saat Gagasan Terkait Program 5000 Doktor

Jakarta, [ItjenNews] - Inspektur Jenderal Kementerian Agama, M. Nur Kholis Setiawan menyampaikan tentang penguatan Program 5000 Doktor dalam Focus Gruop Discussion (FGD) pada Rabu, 28 Februari 2018 di Hotel Santika Premiere. Peserta kegiatan ini berasal dari Biro Kepegawaian, Biro Hukum, Diktis dan Inspektoral Jenderal Kementerian Agama.

Dalam paparannya, M. Nur Kholis Setiawan menjelaskan 4 hal. Pertama, Program 5000 Doktor diharapkan dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk dosen PTKI semata, namun juga bagi PNS di lingkungan Kementerian Agama. “Tentunya hal ini sejalan dengan harapan para pimpinan Unit eselon I yang disampaikan kepada bapak Menteri Agama”, ujarnya.

Kedua, Irjen juga mengingatkan terkait kualitas penelitian yang perlu ditingkatkan.

“Untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas harus mendapat perlakuan khusus tentang pertanggungjawaban administrasinya.” Lanjut M. Nur Kholis Setiawan.

Ketiga, M. Nur Kholis Setiawan mengutarakan secara lebih khusus terkait aturan penerimaan beasiswa

“Juknis harus tegas mengatur keperuntukan beasiswa Program 5000 Doktor, jangan terjadi lagi temuan anggaran 5000 Doktor untuk S1 mahasiswa Luar Negeri dari Thailand” terangnya.

Keempat, Irjen juga menegaskan bahwa Inspektorat Jenderal Kemenag senantiasa akan mendampingi dan mengawal program 5000 Doktor karena program tersebut merupakan program prioritas nasional.

Menutup sesi ini, M. Nur Kholis Setiawan berharap permasalahan terkait jumlah peserta beasiswa yang belum mencapai target sampai dengan tahun 2017 dapat diselesaikan, diiringi dengan kemampuan pertanggungjawaban yang akuntable, dan pengelolaan keuangan yang memadai sehingga tujuan peningkatan kualitas pendidik, dan tenaga kependidikan, serta ASN Kementerian Agama dapat tercapai.

 

Kontributor : Muhibudin

                        Habibi

Redaktur     : Nurul Badrutammam

PERKIN TAHUN 2018

RENSTRA ITJEN