Workshop Peneguhan Pancasila Dihadiri Sejumlah Tokoh Agama, Romo Mardiatmadja: "Negara Harus Ciptakan Kemudahan Berkomunikasi antar-Umat"


Dok [ItjenNews]


Jakarta [ItjenNews] - Kerukunan harus menjadi tujuan nomor satu  dalam kehidupan bernegara. Kerukunan dapat dicapai dengan dialog-dialog semua unsur dari sebuah kehidupan bernegara. Tugas negaralah menciptakan kemudahan-kemudahan agar orang-orang berkomunikasi antar-Umat.

 Hal ini dikemukakan Romo Mardiatmaja sebagai narasumber pada Workshop Pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama dengan tema “Pengawasan melalui Peneguhan Pancasila bagi Aparatur Sipil Negara” di Novotel Mangga Dua Square Jakarta, Senin (29/5).

Selanjutnya Romo juga mengusulkan 5 (lima) poin penting prihal hidup harmonis dalam negara Pancasila, (1) lapisan politik yaitu undang-undang dan hukum harus digarap dengan baik (2). Ekonomi , kesenjangan kaya miskin harus dibereskan (3). Pendidikan (4). Etika (5). Bagaimana menerjemahkan agama agar dapat dikomunikasikan menjadi hal baik bagi kelangsungan hidup bernegara.

Tokoh Katholik yang menjadi penasihat pastor se-Jawa ini pun menambahkan tentang bagaimana sikap kita sebagai pemeluk agama untuk menerjemahkan agama itu sendiri dalam pembacaan terhadap butir sila pada pancasila. “Pancasila itu hadir dan diciptakan bukan dalam satu kali waktu namun membutuhkan proses yang panjang. Karena untuk berbicara tentang pancasila saya harus menerjemahkan ke-katholikan saya dalam bahasa pemahaman keagamaan yang menuju ke arah kebersamaan NKRI,” tuturnya.  

 

Kontributor: Agus Sujiarko

 

Redaktur: Asnawi


Fajar Harnanto | 2017-05-30 07:45:06 | Fajar Harnanto | 2017-05-30 07:45:06
Sirandang