Tutup Workshop Peneguhan Pancasila, Menag: "Berpancasila itu Bukan Sesuatu yang Asing bagi Kita Umat Beragama"


Dok: [ItjenNews]

Jakarta [ItjenNews] - Resmi ditutup di hari pelaksanaan ke tiga, Workshop Pengawasan Melalui Peneguhan Pancasila bagi Aparatur Sipil Negara menghasilkan sesuatu yang berarti. Turut dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan ditutup resmi oleh Menteri Agama menjadi tolok ukur keberhasilan acara ini.

Tak hanya jadi seremonial, acara yang melibatkan seluruh unsur pengawas di lingkungan kemenag sekaligus perwakilan dari seluruh unit-unit kerja lainnya ditargetkan dapat menggugah dan meneguhkan lebih dalam nilai-nilai ke-Pancasilaan terutama di kalangan ASN Kemenag.

Diterangkan oleh Menteri Agama dalam arahannya bahwa bulir-bulir pancasila hakikatnya adalah pengamalan nilai-nilai agama itu sendiri. “Pancasila adalah wujud pengamalan nilai-nilai agama bagi setiap warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam hidup berindonesia,” jelas Menag.

Terkait dengan agama, dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara Menag mengatakan sila-sila pada Pancasila itu hakikatnya adalah manifetasi atau pengejewantahan dari kewajiban sebagai umat beragama. “Ini yang ingin saya tekankan berpancasila itu bukan sesuatu yang asing bagi kita umat beragama, apa lagi mendikotomikan dua hal itu.

Menag juga mengungkapkan bahwasannya pancasila itu ialah warisan luhur pendahulu bangsa kepada kita, sebagai penjaga kebhinekaan dan keragaman di negara kita. Lebih lanjut beliau menegaskan bahwasannya di tengah keberagaman suku, bahasa, ras dan golongan, pancasila hadir sebagai penjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia.

Ia pun mengharapkan generasi saat ini bisa merawat dan meneguhkan pancasila agar bisa diwariskan kembali kepada generasi berikutnya.

Tak lupa Menteri Agama memberi apresiasi dan ucapan terima kasih atas inisiasi Inspektorat Jenderal yang telah menyelenggarakan kegiatan Workshop Pengawasan dengan tema “Peneguhan Pancasila  bagi ASN”.

Menag menandaskan, sasar hasil kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan pemikiran-pemikiran Pancasila yang integral antara satu sila dengan sila yang lain. Menag pun berkeyakinan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia masih memiliki komitmen yang tinggi terhadap Pancasila, NKRI, Konstitusi, serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Selepas memberikan sambutan, Menag menorehkan quote di atas kanvas disaksikan Plt. Irjen yang juga Sekjen Kemenag Nur Syam: "Pancasila adalah pengamalan nilai agama warga Indonesia dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara".

 

Kontributor: Fajar Harnanto

 

Redaktur: Asnawi



Fajar Harnanto | 2017-05-31 16:36:25 | Fajar Harnanto | 2017-05-31 16:42:39
Sirandang