Tiga "i", "Segarkan" Organisasi Unit Eselon I Pusat



Jakarta [ItjenNews] - Takkurang dari 140 orang pejabat eselon III dan IV dilantik di lingkungan Kementerian Agama. Seremonial pelantikan dilakukan di Auditorium HM. Rasjidi Kementerian Agama (10/2/2017). Nur Syam Selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Agama bertindak sebagai pengukuh, di acara pelantikan tersebut.

Orang Nomor wahid di Setjen itu mengatakan bahwa dalam dunia birokrasi ada hal yang menjadi keniscayaan yakni tiga "i", rotasi, mutasi, dan promosi.Tiga hal tersebut adalah sebuah hal yang pasti harus dilalui, dan hal itu merupakan bagian dari proses mobilitas organisasi. "Rotasi, mutasi, dan promosi tidak harus dipandang dari sudut yang macam-macam tetapi merupakan bagian dari proses yang harus kita lampaui, laksanakan dan menjadi tugas kita semua," ujarnya di tengah memberi sambutan.

Ditinjau dari segi keorganisasian, tiga "i" memang dapat berimplikasi sebagai "penyegaran" dalam pergerakan organisasi. Bila organisasi tidak menyelenggarakan rotasi, promosi, atau pun mutasi, maka organisasi tersebut akan statis dan kemungkinan besar akan mengalami stagnasi atau bahkan kemunduran. Adanya tiga "i" diharapkan organisasi akan selalu dalam performa tinggi guna mewujudkan visi dan misinya.

Hal terpenting dari semua proses itu, lanjut Nur Syam bahwa ASN Kemenag di manapun tempatnya harus mampu melaksanakan dan meningkatkan pelayanan publik. “Hal ini sejalan dengan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Untuk itu, pelayanan publik di Kementerian Agama ke depan harus lebih optimal, maksimal dan memuaskan pelanggan, baik internal maupun eksternal,” tegasnya.

Sebanyak tiga puluh satu pejabat dilantik menempati jabatan Eselon III di Sekretariat Jenderal, antara lain adalah, Ida Noor Qosim (Kabag Data Perencanaan dan Kerja Sama Dalam Negeri pada Biro Perencanaan), Teguh Sarwono (Kepala Bagian Data, Informasi, dan Naskah Kepegawaian pada Biro Kepegawaian), Satriyono Eddy Pramiharso (Kepala Bagian Pembendaharaan Pelaksanaan Anggaran pada Biro Keuangan dan BMN), Afrizal Zen (Kepala Bagian Organisasi pada Biro Organisasi), Anang Kusmawandi (Kepala Bagian Perancangan, Peraturan, Perundang-undangan dan Naskah Perjanjian pada Biro Hukum dan KLN), Dedy Rosady (Kepala Bagian Kearsipan dan Tata Usaha pada Biro Umum), Sulistyowati (Kepala Bagian Data pada Biro Hubungan Masyarakat, Data, Dan Informasi), Wawan Djunaedi (Kepala Bidang Harmonisasi Umat Beragama pada Pusat Kerukunan Umat Beragama), dan Emma Nurmawati Hadian (Kepala Bidang Bimbingan dan Kelembagaan Agama Konghucu pada Pusat Bimbingan dan Pendidikan Konghucu).

Sedangkan lima belas lainnya adalah pejabat Eselon III di Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama. Mereka antara lain, Nurudin (Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Agama dan Pendidikan Tinggi Keagamaan pada Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan, dan Muhamad Murtadlo (Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Keagamaan dan Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan).

Di Inspektorat Jenderal sendiri, ada empat pejabat Eselon III yang dilantik, yakni, Akhmad Hariyanto (Kepala Bagian Kepegawaian dan Umum Sekretariat Itjen), Andewi Susetyo (Kepala Bagian Perencanaan Organisasi dan Hukum Sekretariat Itjen), Kotibul Umam (Kepala Bagian Pengelolaan Hasil Pengawasan Sistem Informasi Sekretariat Itjen), dan Abdul Karim (Kepala Bagian Keuangan dan BMN Sekretariat Itjen). Sementara itu Inspektorat Jenderal pun menyumbang kader-kader terbaiknya untuk "menyegarkan" dan menguatkan organisasi Unit Eselon I lain. Mereka adalah,  Ali Ghozi yang didapuk sebagai Kabag Umum dan BMN di Ditjen Pendis, dan M. Miftahul Hidayat sebagai Kasubbag Penyelesaian Administrasi Hasil Pengawasan Eksternal pada Biro Ortala Setjen.



Kontributor: Fajar Harnanto


Redaktur: Nurul Badruttamam


Fajar Harnanto | 2017-02-12 22:21:05 | Fajar Harnanto | 2017-02-12 22:23:08
Sirandang