Tangkal Paham Keagamaan Radikal, Wandy Tuturoong: "Pancasila Harus Kita Bumikan"


Dok: [ItjenNews]


Jakarta [ItjenNews] - Mengisi hari kedua kegiatan “Workshop Pengawasan melalui Peneguhan Pancasila bagi Aparatur Sipil Negara” (30/05/2017), Wandy Tuturoong tenaga ahli utama komunikasi politik dan diseminasi informasi, memberikan paparannya terkait kiat menangkal paham keagamaan yang mengancam keutuhan NKRI.

Wandy menerangkan bahwasannya urgensi dari penangkalan ini terkait hal tersebut mutlak dibutuhkan. Salah satu staf ahli ini menjelaskan bahwa medsos (media sosial) dewasa ini memberikan ruang kepada khalayak (tanpa mengedepankan identitasnya), hinga fenomena penyebaran informasi yang hampir tak terkontrol rawan menimbulkan hoax.

Menurutnya kecenderungan pemahaman yang radikal dapat muncul akibat adanya usaha “brainwashing” melalui pendekatan persuasif. “Pendekatan peruasif ini biasanya mengubah belive seseorang, sehingga ia akan mudah menerima dan dapat melakukan apa yang dikatakan seseorang,” ujarnya.

Paparannya juga menjelaskan bagaimana usaha persuasif itu biasanya dilakukan yakni terbagi atas, (1) Memunculkan imajinasi, (2) Mengandung emosi, (3) Dilakukan secara repetitif dan intensif, (4) Dilakukan oleh pihak yang kredibel.

Menurut Wandy Penguatan Pancasila diperlukan namun perlu mengadopsi hal-hal terkait metode persuasif tersebut. “Peneguhan Pancasila tidak lagi satu arah, gunakan imajinasi kita dalam menyampaikan, bukan melalui doktrinasi yang mungkin membosankan, Pancasila harus Kita bumikan” ujarnya.

 

Kontributor: Fajar Harnanto

 

Redaktur: Asnawi


Fajar Harnanto | 2017-05-30 09:35:06 | Fajar Harnanto | 2017-05-30 09:35:06
Sirandang