Perkuat Produk Komunikasi, Kemenag Beri Pelatihan Staf Kehumasan

Jakarta [ItjenNews] - Menggandeng pihak profesional dalam rangka mengembangkan kualitas sumber daya manusia dalam pengelolaan kehumasan, Kementerian Agama memberikan pelatihan kepada 15 orang staf di unit eselon satu pusatnya. Pelatihan ini dimaksudkan untuk memperkuat produk-produk komunikasi yang sedang dibangun oleh Kemenag sebagai media komunikasi kepada masyarakat.

Pemberian pelatihan kepada 15 orang staf kehumasan yang terdiri dari perwakilan masing-masing unit eselon satu pusat ini diharapkan akan mampu meningkatkan sumber daya manusia, khususnya dalam bidang kehumasan Kemenag. Agar nantinya, SDM yang telah diberikan pelatihan ini bisa mengelola dan meningkatkan produk kehumasan Kemenag agar lebih dekat kepada masyarakat. Dengan begitu, diharapkan Kementerian Agama bisa lebih berkontribusi di tengah masyarakat secara optimal sesuai dengan visi dan misinya.

Dibuka oleh Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat, Dr. Mastuki, M.Ag. Pelatihan yang diadakan selama tiga hari ini (15-17 Desember) meliputi tiga macam materi pokok yakni,  teknik fotografi jurnalistik (dimentori oleh Arbain Rambey, fotografer dan wartawan senior Kompas), pelatihan menulis jurnalistik, dan cara pengolahan isu dalam media. Tiga materi ini tentunya dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas media yang dimiliki, khususnya media di unit esselon satu pusat, sebagai portal utama media yang membentuk “wajah” dari Kementerian agama (image building).

Sebagaimana diketahui, Kemenag telah memiliki berbagai macam media sebagai alat komunikasi publik, atau saat ini akrab disebut dengan media sosial (medsos). Selain laman resmi www.kemenag.go.id, Kementerian yang memiliki tugas utama mewujudkan masyarakat yang taat beragama, rukun, cerdas, mandiri, dan sejahtera lahir batin ini, juga tak ketinggalan mempunyai berbagai medsos populer. Salah satu di antaranya adalah twitter, instagram, dan laman Facebook.

Adanya ragam media sosial ini, diharapkan Kemenag dapat menghasilkan produk informasi yang bermanfaat, dan tentunya dalam hal penyampaian atau cakupan dapat lebih cepat dan luas. Pembaharuan berita-berita aktual, portal-portal medsos kemenag diharapkan berkontribusi memberikan informasi yang cepat dan terpercaya, terkait informasi layanan maupun yang bersifat tugas dan fungsi.

Di Inspektorat sendiri, pelatihan bidang kehumasan ini menjadi amat penting sebagai fondasi mempersiapkan SDM yang akan mengelola kehumasan. Sebab, merujuk pada PMA Ortaker terbaru (PMA 42 Tahun 2016), tertera nomenklatur baru dalam subbagian organisasi yang ada. Subbagian “Tata Usaha dan Kehumasan”, yang terdapat di bagian empat, dibentuk untuk menyentralisasi dan mengelola hal-hal terkait dengan hubungan masyarakat. Diharapkan Subbagian ini bisa berperan sebagai “corong” informasi yang sistemik guna menyampaikan informasi penunjang peran Inspektorat Jenderal sebagai pengawas, konsultan, dan katalisator.



Kontributor: Fajar Harnanto


Redaktur: Nurul Badruttamam


Fajar Harnanto | 2016-12-16 07:15:40 | Fajar Harnanto | 2016-12-16 09:19:39
Sirandang