Pencatatan BMN Sehat, Itjen Imbau Satker Tertib Rekonsilisasi


Dok: [ItjenNews]

Jakarta [ItjenNews] - Inspektorat Jenderal dalam rangka Orientasi Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) imbau ke seluruh satker Kemenag untuk melaksanakan Pencatatan BMN yang sehat (13/6/2017).

 

Terkait itu, Kasubbag Penatausahaan dan Penghapusan BMN, Abdul Hamid ajak diskusi Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara KPKNL Jakarta III, Andy Raffiwan mengenai Rekonsiliasi dan IP BMN. Menurut Andy rekonsiliasi BMN menjadi penting sebab dari proses tersebut akan diperoleh keuntungan yang dapat dialihkan menjadi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), selain untuk mengkoreksi jumlah atau pun ketersedian BMN.

 

Andi menjelaskan bahwa Secara Umum Rekonsiliasi dilakukan untuk membuat Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga. Laporan Keuangan tersebut disusun secara vertikal dari tingkat satker sampai tingkat Eselon I, apabila terjadi keterlambatan laporan keuangan pada tingkat satker akan memberikan efek domino kepada keterlambatan laporan keuangan bagi Kementerian secara Keseluruhan.

 

"Secara Laporan Keuangan Kementerian Agama sudah tidak ada masalah, yang masih perlu diperhatikan ialah tingkat kepatuhannya," tutur Andi. “Akan ada sanksi jika terjadi keterlambatan ini mulai dari penundaan penyelesaian usulan pemanfaatan atau pemindahtanganan BMN maupun adanya pengembalian SPM yang berimbas pada seluruh Kementerian,” sambungnya.

 

 

 

Kontributor: Bowo


Redaktur: Asnawi 


Fajar Harnanto | 2017-06-19 14:26:26 | Fajar Harnanto | 2017-06-19 14:31:43
Sirandang