Lokwas 2018, Menag Serukan Itjen Jadi "Pemandu"


Dok: [ItjenNews] - Menag memberikan arahan dalam pembukaan Lokakarya Pengawasan Itjen 2018

Bogor [ItjenNews] - Dalam kesempatan membuka acara perdana kegiatan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, Lokakarya Pengawasan (Lokwas) Itjen 2018 (8/1) di salah satu hotel Bilangan Kota Bogor. Sebagaimana disampaikan Inspektur Jenderal, Nur Kholis Setiawan dalam laporan panitia bahwasannya Lokwas adalah forum tertinggi Inspektorat Jenderal Kemenag dalam menentukan arah kebijakan pengawasan setahun ke depan.

Menteri Agama  Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan arahan tentang pentingnya perubahan cara pandang fungsi Inspektorat Jenderal Kementerian Agama. Di hadapan jajaran Eselon I, II, III dan IV, auditor dan pegawai Inspetorat Jenderal Kementerian Agama. “Kita perlu meneguhkan kembali cara pandang kita sebagai Aparatur Pengawasan, kita bukan lagi sebagai Watch Dog, tapi kita adalah pemandu atau pendamping,” pesannya.

Mestinya Itjen sebagai teman pemandu, yang memandu bagaiamana agar para satker kita bekerja dengan baik, yang memandu bagaimana menyusun program dan pertanggung jawaban yang benar, jangan sampai kita selalu yang mengedepankan adalah hukuman disiplin, tapi tidak ada pembinaan,” ujarnya.

Menag menjelaskan sekiranya diperlukan dua hal menjadi modal sebagai pemandu. Pertama, memiliki pengetahuan/wawasan. “Pemandu harus ada di level dua atau tiga tingkat diatas yang dipandu. Dia harus menguasai program. Tidak boleh ada auditor yang tidak mengerti bagaimana bentuk laporan, bagaimana cara mengevaluasi,” Menag menyambung penjelasan.

Kemudian, menurut Menag, pemandu harus memiliki jiwa untuk “ngemong”. “Hukuman diberikan bukan atas dasar kebencian. Mereka yang kita bimbing adalah bagian dari kita. Harus ada rasa cinta kepada satker-satker kita,” ujarnya kembali.

Di akhir sesi pembukaan, Menteri Agama berharap, ke depan kehadiran Inspektorat selalu dirindukan oleh satker. “Saya ingin agar sekiranya satker yang membutuhkan Inspektorat Jenderal, dan berharap datang ke lokasi mereka”, mudah-mudahan harapan saya tidak terlalu berlebihan,” pungkasnya Menag.


Kontributor: Moh. Asnawi


Editor: Fajar Harnanto


Fajar Harnanto | 2018-01-08 16:38:18 | Fajar Harnanto | 2018-01-08 17:06:40
Sirandang