Itjen Adakan Sosialisasi PMA 41 dan 42 Tahun 2016

Jakarta [ItjenNews] - Terbitnya Peraturan Menteri Agama Nomor 41 Tahun 2016 tentang Pengawasan Internal pada Kementerian Agama dan PMA Nomor 42 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama direspon cepat oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama. Senin, 21 November 2016 pukul 20.00, Hilmi Muhammadiyah membuka secara resmi acara sosialisasi peraturan perundang-undangan tentang pengawasan yang materinya adalah pengenalan tentang kedua PMA tersebut dan peraturan lain yang terkait dengan keduanya.  

Hilmi menyampaikan bahwa baik PMA 41 dan 42 Tahun 2016 wajib untuk diketahui oleh seluruh ASN di Kementerian Agama khususnya Inspektorat Jenderal. PMA 41 Tahun 2016 merupakan pedoman bagi para auditor untuk menjalankan tugas dan fungsi pengawasan pada Kementerian Agama. Sedangkan PMA 42 Tahun 2016 telah menambah jumlah Esselon I pusat pada Kementerian Agama, yakni Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal yang mempunyai tugas melaksanakan penyelenggaraan jaminan produk halal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Perubahan yang signifikan juga dialami oleh susunan organisasi dan pembagian wilayah audit pada Inspektorat Jenderal. “PMA 42 ini akan diterapkan di Inspektorat Jenderal pada tahun 2017, dengan konsekuensi setiap pejabat dan staf harus siap dirotasi” tegas Hilmi.

Sebagaimana dituturkan oleh Ketua Pelaksana, Kasubbag Hukum dan Peraturan Perundang-undangan, Mardani Rifianto, acara yang berlangsung selama 3 hari ini (21-23 November 2016) menghadirkan beberapa Narasumber dari luar instansi Kementerian Agama, diantaranya Asosiasi Auditor Internal Pemerintah Indonesia (AAIPI) yang diwakili oleh Sekretaris Komite Kode Etik yang menyampaikan tentang Kode Etik APIP, BPKP dengan materi Penilaian Maturitas SPIP, Badan Pertimbangan Kepegawaian (Bapek) dengan materi tentang Prosedur Penjatuhan Hukuman Disiplin pada Kementerian Agama. Materi tentang PMA No 41 Tahun 2016 disampaikan langsung oleh Inspekur Wilayah II Maman Saepulloh, sedang PMA 42 disampaikan oleh Hilmi Muhammadiyah. Materi lainnya tentang Peran, Tugas dan Fungsi Dewan Pertimbangan Auditor dipaparkan oleh Inspektur Investigasi, Rojikin, sebelum penutupan juga dibahas tentang Penyempurnaan PMA Nomor 24 Tahun 2015 dan KMA 224 Tahun 2015, bertindak sebagai Narasumber Kasubbag PHP Eksternal Nugraha Stiawan.

Sosialisasi yang berlangsung di Pusdiklat Keagamaan Tenaga Teknis, Ciputat Tangerang Selatan telah memberikan semangat dan komitmen baru untuk meningkatkan tugas dan fungsi Pengawasan sesuai amanat PMA 41 Tahun 2016, selain itu seluruh Pejabat dan Staf pada Inspektorat Jenderal siap menerima perubahan susunan organisasi dan perubahan pembagian wilayah audit. Secara lengkap PMA Nomor 41 dan 42 Tahun 2016 dapat dibuka pada Sistem Informasi Perundang-undangan (Sirandang) yang dikelola oleh JFU pada Subbagian Hukum dan Peraturan Perundang-undangan.

 


Kontributor: Bella Diniyah Putri

 

Redaktur: Fajar Harnanto


Fajar Harnanto | 2016-11-24 11:29:53 | Fajar Harnanto | 2016-12-19 10:48:11
Sirandang