Irjen: "Pendampingan Di Awal Akan Meminimalisir Potensi Temuan"


Dok: ItjenNews

Balikpapan [ItjenNews] - Pengawasan Itjen dapat dilakukan dengan pendekatan ilmu dan amal seperti yang tertuang dalam kitab Al-Mafakhir al-Aliyah fil Ma’atsir Asysyadzaliyah halaman 41,demikian diungkap Irjen Kemenag, Nur Kholis Setiawan saat menjadi narasumber pada kegiatan Pemutakhiran Data Temuan Hasil Pengawasan Itjen Kemenag RI di Balikpapan (16/8/2017).

 

Nur Kholis menjelaskan bahwa keragaman tarekat yang ada sejatinya kembali kepada dua prinsip, yaitu Ilmu (Knowledge) dan Amal (Implementasi). Masing-masing terbagi menjadi dua hal, pertama syariat (Text Book) dan non-syariat (Non Text Book).

 

Dikatakan oleh Nur Kholis bahwa peran APIP adalah muroqobah dalam arti pengawasan melekat. Mulai dari bisnis proses perencanaan, Itjen harus terlibat di area tersebut. “Sejatinya kenakalan dimulai dari awal, seperti memperbanyak penunjukan langsung dalam pengadaan, misalnya. Jika itjen mendampingi dari awal maka akan meminimalisir potensi-potensi temuan tersebut” ujar Irjen.

 

Nur Kholis juga menjelaskan bahwa di dalam dunia pendidikan agama dan keagamaan, pemberian bantuan tak boleh luput dari pengawasan. Saat itulah Itjen Kemenag harus hadir mendampingi, sejak proses perencanaan sampai dengan pelaporannya.

 

Nur Kholis menegaskan bahwa Itjen dalam melakukan proses pengawasan, bisa dilakukan metode itba’ (mengikuti) seperti  yang sudah dirumuskan oleh para ulama kita. Dalam melakukan kedinasan, Itjen tidak mungkin melakukan ijtihad. Dia harus berbasis peraturan perundang-undangan. Bila tidak ada peraturan perundang-undangan yang mengatur, maka perlakuannya kembali kepada metode non-text book, tandasnya.

 

Di akhir arahannya, Nur Kholis menyatakan bahwa strategi ke depan yang menjadi prioritas, para auditor akan dikerahkan untuk mendampingi  sasaran audit yang berpotensi menjadi basis temuan BPK.

 

“Semakin kurang temuannya maka semakin baik, dan semakin menunjukkan keberhasilan Itjen,dan kita optimis dapat mengawal dan mempertahankan opini WTP yang sudah kita raih, ungkapnya.

 

 

Kontributor: Asnawi




Fajar Harnanto | 2017-08-16 19:52:29 | Fajar Harnanto | 2017-08-18 09:46:50
Sirandang