Irjen: Auditi Diharapkan Menjadi Feeder Bagi Inspektorat


Dok: [ItjenNews] - Irjen sampaikan materi di acara penandatangan perjanjian kinerja, Kanwil DKI


Jakarta [ItjenNews] - Kunjungannya ke Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DKI, Inspektur Jenderal Kementerian Agama, M. Nur Kholis Setiawan, turut menyaksikan penandatanganan perjanjian kinerja di tataran Eselon III Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama DKI Jakarta (11/01). 

Dalam acara tersebut, Irjen menyampaikan arahannya terkait dengan dengan kebijakan pengawasan. Nur Kholis menyampaikan, sesuai dengan keputusan lokakarya pengawasan yang baru saja dilakukan di Inspektorat. Bahwasannya reviu yang akan dilakukan oleh Itjen berupa, reviu atas program dan kegiatan. "Problem akut yang terjadi pada kemenag berupa sisa anggaran yang menumpuk diakhir tahun anggaran.  Untuk meminimalisasi hal tersebut reviu diawal tahun anggaran sangat diperlukan untuk dilakukan. Pendampingan, lazimnya dilakukan pada akhir tahun anggaran atau menjelang akhir tahun anggaran, dalam penyusunan laporan keuangan," ujar Nur Kholis menjelaskan.

Lebih lanjut, orang nomer satu di Inspektorat itu pun menyampaikan, saat ini Itjen sedang membangun paradigma baru guna menyamakan frekuensi antara auditor dengan auditi. "Sesuai dengan arahan menteri, Itjen harus menghadirkan diri sebagai pemandu, Itjen harus memahami substansi baik fungsi keagamaan dan pendidikan keagamaan Kemenag dengan entitas akuntansi terbanyak di Indonesia," ujarnya. 

Menurut Nur Kholis, dalam rangka hal di atas, maka auditi harus pro aktif untuk memberikan feeder (masukan) kepada auditor guna membangun lingkup pengawasan yang efektif. Oleh sebab itu, Nur Kholis menyatakan bahwa akan selalu membuka diri atas segala feed (masukan) dari auditi. "Auditi hendaknya dapat menjadi feeder kepada auditor tidak hanya semata-mata menjadi objek karena sebagai pelaksana teknis yang mengetahui seperti apa program atau kegiatan tersebut, dalam waktu bersamaan maka dapat menjadi partner," ungkapnya. 

Di akhir arahan, Irjen, M. Nur Kholis Setiawan berpesan agar seluruh ASN Kementerian agama memaknai bekerja sebagai ibadah. Ia mengimbau agar setiap pribadi dapat menjaga diri dari apa yang membatalkan nilai-nilai ibadah tersebut. "Kalau niatnya ibadah maka setiap individu akan menghindarkan diri dari hal yang membatalkan ibadah," tandasnya. 


Kontributor: Fajar Harnanto/ Bambang Sulistyo

Redaktur: Moh. Asnawi

Fajar Harnanto | 2018-01-11 17:14:39 | Fajar Harnanto | 2018-01-12 08:10:00
Sirandang